Kebajikan Sedekah

بسم الله الرحمن الرحيم

Semua Kebaikan Sedekah

Segala puji penuh ta’dzim hanya milik Alloh عزوجلّ, sholawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan untuk Nabi yang mulia Muhammad bin Abdillah, beserta keluarganya, para sahabatnya, serta orang-orang yang menapak tilas jalan mereka dengan hingga akhir zaman.

Bersedekah adalah bukti keimanan seseorang. Dalam sebuah hadis Rasululloh صلى الله عليه و سلّم bersabda:
الصدقة برهان
artinya: “Sedekah adalah bukti”.

Oleh sebab itulah, para salaf berlomba-lomba untuk bersedekah karena dasar keimanan yang sangat kuat akan janji Alloh عزّوجلّ.Ada diantara mereka yang menginfakkan kebunnya (Bairuha’)

, ada yang menginfakkan semua hartanya dan seterusnya.

Orang-orang kaya di kalangan salaf fakih/berilmu tentang urusan agama mereka, tidak menunggu diminta untuk bersedekah, mereka berlomba-lomba melakukannya. Tidak seperti fenomena orang tajir yang kita saksikan di akhir zaman, menunggu proposal-proposal masuk mengemis ke rumah-rumah mereka, memelas di atas meja-meja mereka, seakan-akan harta dan nikmat yang luas itu bukan amanah dan ujian dari Alloh baginya, tidak akan dihisab dan diperhitungkan kelak.

Adapun fuqoro’ di kalangan mereka, tidak kalah sangat antusias dalam kebajikan. Mereka ingin melakukan apa yang dilakukan oleh para sahabat yang kaya, mereka mengeluhkan kepada Rasululloh. Kemudian Rasululloh mengajarkan mereka bahwa sedekah, tidak hanya dengan menggunakan harta.

Berikut salah satu hadis yang menjelaskan bahwa setiap perbuatan baik adalah sedekah:

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ و حُذَيْفَةَ بْنِ اليَمَانِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «كُلُّ مَعْرُوفٍ صَدَقَةٌ»

Artinya:

Dari Jabir bin Abdulloh dan Hudzaifah bin Al-Yaman رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا , dari Nabi النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ beliau bersabda: “Semua perbuatan baik itu sedekah” [HR. Bukhori dan Muslim].

Penjelasan hadis:
1. Hadis ini menjelaskan bahwa, sedekah tidak hanya menggunakan harta saja.
2. Semua perbuatan baik yang kamu lakukan adalah sedekah juga.
3. Hadis ini menganjurkan kita melakukan banyak perbuatan baik.
4. Sedekah adalah bukti keimanan dan ketakwaan seseorang.
5. Contoh perbuatan (ma’ruf) baik:
a. Mengucapkan salam; kepada ortumu, istri, anak-anakmu, tetangga, teman dan semua orang muslim yang kamu kenal dan tidak kamu kenal.
b. Berbicara dengan sopan kepada semua orang.
c. Berbakti kepada Ayah dan Ibumu.
d. Patuh dan sopan kepada guru-gurumu, tidak melawan dan durhaka kepada mereka.
e. Disiplin di kantor, tidak korupsi waktu.
f. Tersenyum di hadapan saudaramu, dan seterusnya.

Maka jangan biarkan sedetik saja dari umurmu berlalu, kecuali bernilai pahala di sisi Alloh عزوجل. Itulah yang dimaksud dengan zuhud yang sebenarnya, menurut penjelasan Imam Ibnul Qoyyim رحمه الله تعالى dalam kitabnya “Al-Fawaid”: “Zuhud adalah meninggalkan hal-hal yang tidak mendatangkan manfaat di akhirat”.
Rasululloh صلى الله عليه و سلّم bersabda:
ازهد في الدنيا يحبك الله artinya: “Zuhudlah di dunia ini, Alloh akan mencintaimu”. [Sahih, riwayat Ibnu Majah no 4102, dan yang lainnya].
Wa Alloh Waliyyu at-Taufiiq.

Jakarta Timur.
SDIT Izzatussunnah – Rawamangun.
Jumat, 4-6-1435H/4-4-2014M.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s