Syarat Diterimanya Amal II

بسم الله الرحمن الرحيم

Syarat Diterimanya Amal

Seri – II

 

>> Berpegang dengan teguh atau dengan penuh kesungguhan.

Ini adalah syarat ke 3 yang merupakan syarat sempurnanya amal, setelah kita mengetahui syarat sah amalan di sisi Allah عزّوجلّ. Bersungguh-sungguh dalam beramal dan tidak melaksanakannya dengan bermalas-malasan. Berikut dalilnya:

Allah عزّوجلّ berfirman:

{ يا يحيى خذ الكتاب بقوّة }

“Wahai Yahya Ambillah Al-Kitab dengan sungguh-sungguh”

Imam Ibnu Katsir mengatakan:

” {خذ الكتاب بقوّة}؛ أي بجد و حرص و اجتهاد ” [تفسير ابن كثير: 3/1759].

“Firmannya (Ambillah Al-Kitab dengan kuat) yakni dengan bersungguh-sungguh, antusias dan semangat”.

Syekh As-Sa’di mengatakan:

” يأخذ الكتاب بقوّة؛ أي بجدّ و اجتهاد. و ذلك بالاجتهاد في حفظ ألفاظه و فهم معانيه و العمل بأوامره و نواهيه و هذا تمام أخذ الكتاب بقوة ” [تيسير الكريم الرحمن:490]

“Mengambil Al-kitab dengan kuat artinya dengan sungguh-sungguh dan antusias, yakni dengan bersungguh-sungguh dalam menghafal lafadz-lafadznya, memahami artinya dan mengamalkan perintah-perintah dan larangan-larangannya, dan ini adalah penyempurna perintah mengambil Al-Kitab dengan kuat/sungguh-sungguh”.

Intinya bersungguh-sungguh dalam beramal dan tidak bermalas-malasan. Allah عزّوجلّ menjelaskan sifat kaum munafiq apabila mereka salat, meraka bermalas-malasan.

{ و إذا قاموا إلى الصلاة قاموا كسالى يراءون الناس و لايذكرون الله إلا قليلا } [النساء: 142]

“Dan apabila mereka berdiri untuk salat, mereka berdiri dengan malas, mereka bermaksud riya’ dengan salatnya di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali” [An-Nisa’: 142].

Rasululloh صلى الله عليه و سلّم  telah banyak berlindung kepada Allah عزّوجلّ dari sifat ini, diantara doa yang beliau panjatkan:

.. اللهمّ إنّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ العَجْزِ الكَسَل ..

“Ya Allah aku berlindung kepadamu dari sifat lemah dan malas”

Dan beliau memerintahkan untuk bersungguh-sungguh (baca: https://bahasilmu.wordpress.com/2013/04/23/10-hal-yang-sia-sia/) dalam melakukan amalan yang bermanfaat.

 

>> Bersegera.

Ini adalah syarat yang ke 4 dan merupakan syarat sempurnanya amal yang kedua. Bersegera dalam beramal tidak menunda dan menangguhkannya.

Allah عزّوجلّ berfirman:

{و سارعوا إلى مغفرة من ربّكم و جنّة عرضها السموات و الأرض أعدّت للمتقين}

“Dan bersegeralah kamu kepada mapunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disiapkan untuk orang-orang yang bertakwa” [Ali-imron ayat 133].

Ayat-ayat dan hadis-hadis yang memerintahkan untuk bersegera dalam beramal sangat banyak sekali, karena maksud kami menyingkat artikel ini maka cukup ayat di atas sebagai dalil.

Semoga Allah عزّوجلّ merahmati kita.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Fathul Bari.

Jakarta – Klender.

Ahad, 18 JumadilAkhir 1434H.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s