Menghafal Al-Quran

بسم الله الرحمن الرحيم

Kiat-kiat Menghafal Al-Quran

 

M

enghafal Al-Quran adalah dambaan setiap muslim, karena kedudukan Al-Quran yang sangat tinggi dihati mereka. Namun, seringkali kita mendapatkan kesulitan dan rintangan di tengah jalan, sehingga cita-cita agung ini hanya menjadi tawanan hati, tanpa ada wujudnya dalam realita. Kesulitan yang beragam dan banyak macamnya, tidak jarang menjadikan banyak dari kita menyerah sebelum mencoba, atau bahkan ada yang putus asa karena tidak pernah bisa  mencapai hasil dan tujuan yang diharapkan.

Kendala-kendala seperti ini mungkin sering ada; karena adanya kesalahan dalam metode dan langkah-langkah yang ditempuh dalam menghafal. Oleh sebab itu, makalah singkat ini mengumpulkan beberapa kiat menghafal Al-Quran, yang telah kami nukil dari beberapa refrensi yang berkaitan dengan metode dan adab-adab menghafal ilmu secara umum, dan Al-Quran secara khusus. Dan makalah ini kami jadikan beberapa poin berikut ini:

 

[I] Keutamaan menghafal Al-Quran.

Berikut ini beberapa keutamaan menghafal Al-Quran :

  1. Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda:

(( مَثَلُ الَّذِي يَقْرَأُ القُرْآنَ، وَهُوَ حَافِظٌ لَهُ مَعَ السَّفَرَةِ الكِرَامِ البَرَرَةِ )) [أخرجه البخاري]

“Orang yang membaca Al-Quran dan dia menghafalnya seperti para malaikat utusan Allah yang taat dan mulia ”. [HR.Bukhori no: 4937]

 

  1. Dan beliau juga bersabda:

((يقال لصاحب القرآن: اقرأ وارتق ورتل كما كنت ترتل في الدنيا، فإن منزلتك عند آخر آية (كنت) تقرأ بها)) أخرجه أبو داود و الترمذي.

“Akan dikatakan kepada pemilik (penghafal) Al-Quran: bacalah dan terus naik sebagaimana dahulu kamu membaca di dunia, karena sesungguhnya tempatmu pada akhir ayat yang dahulu kamu baca” [HR.Abu Daud no: 1464 dan Tirmidzi no: 2915]

 

Imam al-Albani mengatakan : “dan ketahuilah bahwa yang dimaksud dengan sabda beliau “pemilik al-Quran” adalah orang yang menghafalnya, ini sama seperti sabda beliau “hendaknya yang menjadi imam sholat untuk kalian, yang paling pandai membaca al-Quran” maksudnya adalah yang paling banyak hafalan Al-Qurannya. Sehingga –dengan teks hadits ini- kedudukan seseorang di sorga tergantung dari hafalan(Al-Qurannya) di dunia, bukan pada kadar bacaan dia pada hari itu seperti dugaan sebagian orang, maka pada hadits ini terdapat keterangan yang jelas sekali tentang keutamaan orang yang menghafal Al-Quran …” [lihat: silsilah ash-Shohihah no: 2240].

 

[II] Kaidah-kaidah dalam menghafal Al-Quran.

Berikut ini beberapa kaidah yang sangat membantu dalam menghafal Al-Quran:

  1. Ikhlas karena Allah azza wa jalla.
  2. Bertakwa.
  3. Berakhlak dengan akhlak al-Quran (sabar, semangat yang kuat, kesungguhan tinggi dan tekat yang bulat).
  4. Bersungguh-sungguh dalam memohon kemudahan kepada Allah azza wa jalla.
  5. Berikan hidupmu untuk al-Quran.
  6. Sedikit namun terus-menerus, lebih baik daripada banyak tapi terputus-putus.
  7. Berhati-hatilah terhadap penyakit isti’jal/terburu-buru.
  8. Tidak ada kata gagal dalam menghafal Al-Quran.

 

[III] Langkah-langkah menghafal Al-Quran.

Berikut beberapa langkah yang sangat membantu dalam menghafal Al-Quran:

  1. Kenali kemampuan anda.

-          Perlu kita ketahui, bahwa masing-masing orang memiliki kemampuan otak yang luar biasa. Sesorang bisa meningkatkan kemampuan daya otaknya, apabila dia terus menerus melatih ingatannya. Apalagi  kebanyakan manusia jenius di dunia -menurut sebagian penilitian ilmiah- hanya menggunakan 30% dari kemampuan otaknya, ini artinya manusia hanya menggunakan sebagian kecil dari karunia Allah azza wa jalla. Maka jangan pernah meremehkan daya otak anda.

-          Kemudian, kenalilah diri anada ! apakah anda termasuk tipe orang yang sanggup menghafal banyak pengetahuan dengan indra pengelihatan atau dengan indra pendengaran.

  1. Hendaknya menghafal Al-Quran dari para penghafal Al-Quran.
  2. Menggunakan satu mushaf.
  3. Memulai  menghafal.

Diupayakan agar memulai menghafal surat-surat pendek, mulai dari surat An-Nas misalnya, ini akan memberikan seseorang kemudahan dalam menghafal.

  1. Jumlah/ukuran yang akan dihafal.
  2. Gunakan table pembantu dalam menghafal.
  3. Carilah waktu yang paling tepat dalam  menghafal, seperti waktu pagi dan tengah malam.
  4. Trik-trik ketika menghafal:

-          Membaca berulang-ulang pelajaran/ayat-ayat yang akan dihafal.

-          Menghafal per-ayat sampai menyelesaikan target hafalan.

-          Menulis ayat yang akan dihafal.

  1. Syarat-syarat hafalan yang benar:
  • Bacaannya sudah benar dan tepat yaitu letak baris-baris dari setiap ayat yang dihafal benar, makhroj dan sifat huruf sudah tepat, kemudian hukum-hukum bacaan yang bagus. Dan ini tidak mungkin akan tercapai kecuali dengan mengambil dan menghafalnya langsung dari para guru yang telah menghafal al-Quran dan mumpuni dalam ilmunya.
  • Hafalan yang kuat(mutqin).
  • Memperdengarkan/menyimak hafalan tersebut kepada penghafal yang lain.
  • Mengikat hafalan yang baru dengan hafalan yang telah lalu.
  1. Mengulang-ulang hafalan yang sudah bagus.

 

[IV] Kerikil-kerikil tajam di tengah jalan (ketika menghafal Al-Quran).

Hafalan Al-Quran adalah semata-mata karunia agung dari Allah azza wa jalla, yang Ia berikan kepada siapa saja yang dia kehendaki. Karunia ini bisa Ia ambil atau tetap Ia berikan kepada siapa yang dikehendakinya, kapan saja Ia mau. Banyak hal yang merupakan kerikil-kerikil tajam yang menjadi penghalang kita untuk meraih karunia ini, dan wajib kita hindari dan jauhi agar tidak menjadikan seluruh upaya dan usaha kita sia-sia saja.

Berikut ini beberapa macam kerikil penghalang suksesnya proyek sorgawi ini, antara lain:

  1. Dosa dan maksiat.
  2. Takabbur/sombong.
  3. Isti’jal/terburu-buru.
  4. Perhatian yang berlebihan dengan urusan dunia.
  5. Meremehkan dan lemah (malas).
  6. Lalai muroja’ah.
  7. Taswiif (menunda-nunda).

 

[V] Makanan yang dapat membantu menguatkan hafalan.

Diantara makanan dan minuman yang dapat membantu menguatkan hafalan, menurut penelitian para ulama’ berikut ini:

  1. Air zam-zam.
  2. Madu.
  3. Kismis.
  4. Buah delima.
  5. Ikan segar.
  6. Bersiwak.

 

 

 

 

 

 

 

 

Fathul Bari lomboki.

Jakarta,  8 Juli 2012M.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s